KATA SAMBUTAN BLOGGER TGL PEMBUATAN 01 MEI 2013

PERHATIAN BUAT TEMAN-TEMAN SEMUA YANG SELALU MENGUNJUNGI BLOGGER SAYA JIKA INGIN MAKALAHNYA LENGKAP DARI BAB I SAMPAI BAB III /IV SILAHKAN DI DOWNLOAD FILENYA , OK....

Friday, September 27, 2013

KELOMPOK YANG MERAIH KEMENANGAN



Terdapat riwayat—dengan sanad hasan—dari Abu Sa‘id al-Khudri. Dia bertutur demikian:

«صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللهِ r يَوْمًا صَلاَةَ الْعَصْرِ بِنَهَارٍ ثُمَّ قَامَ خَطِيبًا فَلَمْ يَدَعْ شَيْئًا يَكُونُ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ إِلاَّ أَخْبَرَنَا بِهِ حَفِظَهُ
مَنْ حَفِظَهُ وَنَسِيَهَ مَنْ نَسِيَهُ»
«صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللهِ r يَوْمًا صَلاَةَ الْعَصْرِ بِنَهَارٍ ثُمَّ قَامَ خَطِيبًا فَلَمْ يَدَعْ شَيْئًا يَكُونُ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ إِلاَّ أَخْبَرَنَا بِهِ حَفِظَهُ
مَنْ حَفِظَهُ وَنَسِيَهَ مَنْ نَسِيَهُ»
Rasulullah pernah mengimami kami salat Ashar pada suatu siang. Setelah itu, beliau kemudian berkhutbah. Beliau tidak meninggalkan satu keterangan pun mengenai apa yang akan terjadi sampai Hari Kiamat, melainkan beliau memberitahukannya kepada kami. Mereka yang menghafalnya akan hafal dan mereka yang melupakannya akan lupa. (HR. at-Tirmidzi)
           
            Ada juga riwayat dari Hudzaifah r.a. Dia bertutur sebagai berikut:
«قَامَ فِينَا رَسُولُ اللهِ r قَائِمًا فَمَا تَرَكَ شَيْئًا يَكُونُ فِي مَقَامِهِ ذَلِكَ إِلَى قِيَامٍ لاَ سَاعَةَ إِلاَّ حَدَّثَهُ، حَفِظَهُ مَنْ حَفِظَهُ، وَنَسِيَهُ
مَنْ نَسِيَهُ قَدْ عَلِمَهُ أَصْحَابُهُ هَؤُلاَءِ»
«قَامَ فِينَا رَسُولُ اللهِ r قَائِمًا فَمَا تَرَكَ شَيْئًا يَكُونُ فِي مَقَامِهِ ذَلِكَ إِلَى قِيَامٍ لاَسَاعَةَ إِلاَّ حَدَّثَهُ حَفِظَهُ مَنْ حَفِظَهُ وَنَسِيَهُ
مَنْ نَسِيَهُ قَدْ عَلِمَهُ أَصْحَابُهُ هَؤُلاَءِ»
Rasulullah pernah berdiri di tengah-tengah kami. Beliau tidak meninggalkan—di tempat berdirinya itu—satu keterangan pun mengenai apa yang akan terjadi sampai Hari Kiamat kecuali beliau ceritakan semuanya. Mereka yang menghafalnya akan hafal dan mereka yang melupakannya akan lupa. Sungguh, para sahabat Rasulullah mengetahui semua keterangan tersebut. (HR. Abu Dawud dan Ibn Hibban)

            Seperti yang telah kita ketahui, Rasulullah saw. adalah orang yang sangat ingin menjaga dan memelihara umatnya serta senantiasa memberi nasihat kepada mereka. Karena itu, membaca hadis-hadis di atas, kita bertanya-tanya, apakah dalam khutbahnya itu Rasulullah pernah memberi isyarat akan adanya kelompok yang akan diberi pertolongan dan memperoleh kemenangan? Apakah beliau menerangkan sifat-sifatnya?
            Apabila kita meneliti hadis-hadis Nabi yang mulia dalam masalah ini, kita akan mendapatkan sejumlah hadis yang menyebutkan sekumpulan sifat dari sebuah kelompok (thâ’ifah). Hadis-hadis tersebut menyebutkan berbagai hal yang bakal dihadapi oleh kelompok yang dimaksud, seperti adanya sikap permusuhan, penelantaran orang-orang, dan penentangan para penentangnya, yang semua itu tidak sampai memadaratkan (menghentikan perjuangan) mereka. Hadis–hadis tersebut juga menjelaskan bagaimana perjuangan dan upaya mereka untuk melaksanakan perintah Allah serta mengawasi dan mengontrol pelaksanaannya; menyebutkan konsistensi mereka dalam kebenaran dan keteguhan mereka dalam membela agama Islam; menentukan tempat kemunculan dan pertumbuhan mereka; serta mengabarkan bahwa kelompok yang dimaksud akan memperoleh kemenangan dan akan berhasil menegakkan sebuah negara (Khilafah Islamiyah) yang akan memerangi musuh-musuh Islam pada akhir zaman.
            Sifat-sifat yang dimaksud, terdapat pada sejumlah hadis. Beberapa di antaranya kami sebutkan di bawah ini:

1.       Hadis penuturan Mu‘awiyah yang menyatakan bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda:
«لاَ يَزَالُ مِنْ أُمَّتِي أُمَّةٌ قَائِمَةٌ بِأَمْرِ اللهِ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ
وَلاَ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَهُمْ أَمْرُ اللهِ وَهُمْ عَلَى ذَلِكَ قَالَ عُمَيْرٌ فَقَالَ مَالِكُ بْنُ يُخَامِرَ قَالَ مُعَاذٌ وَهُمْ بِالشَّامِ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ
هَذَا مَالِكٌ يَزْعُمُ
أَنَّهُ سَمِعَ مُعَاذًا يَقُولُ وَهُمْ بِالشَّامِ»
«لاَ يَزَالُ مِنْ أُمَّتِي أُمَّةٌ قَائِمَةٌ بِأَمْرِ اللهِ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ
وَلاَ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللهِ وَهُمْ عَلَى ذَلِكَ قَالَ عُمَيْرٌ فَقَالَ مَالِكُ بْنُ يُخَامِرَ قَالَ مُعَاذٌ وَهُمْ بِالشَّأْمِ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ
هَذَا مَالِكٌ يَزْعُمُ
أَنَّهُ سَمِعَ مُعَاذًا يَقُولُ وَهُمْ بِالشَّأْمِ»
“Akan senantiasa ada sebagian orang dari umatku yang terus menegakkan urusan agama Allah. Tidak sampai memadaratkan mereka orang-orang yang menelantarkan mereka atau yang menentang mereka hingga tiba keputusan Allah (Hari Kiamat), sementara mereka tetap dalam keadaan seperti itu.” Umair mengatakan bahwa Malik ibn Yukhamir pernah mengatakan bahwa Mu’adz berkata, “Mereka itu ada di Syam.” Mu‘awiyah berkata, “Malik mengaku bahwa dia mendengar Mu’az pernah berkata, ”Mereka itu ada di Syam.” (HR. al-Bukhari, Muslim, dan Ahmad)



 




No comments:

Post a Comment