KATA SAMBUTAN BLOGGER TGL PEMBUATAN 01 MEI 2013

PERHATIAN BUAT TEMAN-TEMAN SEMUA YANG SELALU MENGUNJUNGI BLOGGER SAYA JIKA INGIN MAKALAHNYA LENGKAP DARI BAB I SAMPAI BAB III /IV SILAHKAN DI DOWNLOAD FILENYA , OK....
Showing posts with label GEOGRAFI. Show all posts
Showing posts with label GEOGRAFI. Show all posts

Thursday, July 11, 2013

MAKALAH GEOGRAFI Observasi Desa Bayah Timur (Sukajaya)



1.             Kemasyarakatan
Warga masyarakat Sukajaya merupakan warga yang paling padat penduduknya walaupun warga masyarakatnya terpencil dan jauh dari kota kecamatan tapi warga masyarakat Sukajaya mampu memajukan Desa Sukajaya. Tapi di Desa Sukajaya banyak sekali kekurangannya seperti : Kurangnya faktor pendidikan, tidak adanya pasilitas kesehatan dan Desa Sukajaya pun tidak lepas dari kerja sama dan itulah kekurangan pada Desa Sukajaya maka Desa Sukajaya termasuk Desa Swakarya.

2.            Transportasi
Di Desa sukajaya merupakan transportasi yang padat sekali karena desa Sukajaya merupakan Desa yang transportasinya sering dilalui oleh kendaraan yang akan menuju daerah – daerah terpencil sehingga banyak kendaraan yang melewati ke Desa Sukajaya meskipun jalannya tidak seperti di Kota Kecamatan.

3.            Kepercayaan
Di Desa Sukajaya merupakan Desa yang masih menganut sistim kepercayaan agama islam dan tidak ketinggalan dari kebudayaan lama seperti melaksanakan Isra’ mi’raj, Jiarah.

4.            Kesimpulan
Itulah yang ada pada Desa Sukajaya dari kemasyarakatan sampai kepercayaan dan agama.




 

makalah geografi tentang atmosfer.doc



ATMOSFER

Bumi terillri dari beberapa lapisan. Lapisan yang padat disebut litosfer, yang cair illsebut hidrosfer, sedangkan yang berbentuk gas (udara) disebut atmosfer.

A.        Ciri-ciri lapisan atmosfer dan pemanfaatannya
1.             Pengertian Atmosfer
Lapisan udara yang melindungi bumi disebut atmosfer. Atmosfer juga melindungi manusia dari sinar matahari dan meteor-meteor. Keberadaan atmosfer memperkecil perbedaan temperatur siang dan malam.Atmosfer yang meriutupi bumi menjerat panas ini sehingga lebih lambat bergerak ke ruang angkasa dan mengurangi dingin udara pada malam hari. Atmosfer juga melindungi manusia dari benda­benda langit.oDip;rkirakan bahwa a'l\nlosfer bumi mendapat gempuran ratusan milyar meteor setiap 24jam, tetapi begitu sampai di atmosfer, meteor-meteor tersebut berubah menjadi gas dan dcbu karena gesekan.
Atmosfer terdiri atas berbagai macam gas yang menycluhllnf.,'; bumi sampai pada ketinggian 1100 km di atas permukaan air laut. Gas-gas tersebut adalah nitrogen (78 %), oksigen (21 %), argon (0,9%), karbondioksida (0,03 %), dan uap air, kripton, neon, xinon, hidrogen, helium, dan Dapn sebesar 0,07 %. Gas-gas tersebut juga sangat berguna bagi manusia.
2.             Lapisan Atmosfer
Hasil penelitian para ahli menyatakan bahwa atmosfer terdiri atas ima lapis an, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.
a.              Troposfer
Troposfer adalah lapisan atmosfer paling bawah. Ketinggian lapisan ini pada berbagai tempat berbeda-beda. Ketinggian lapisan troposfer di· daerah ekuator mencapai 16 km, di daerah lintang sedang kurang lebih 11 km, sedangkan di daerah kutub hanya mencapai 9 km. Ketinggian rata-rata lapisan troposfer adalah 12 km. Lapisan troposfer masih dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:
1)            lapisan planetair, dengan ketinggian 0 km sampai dengan 1 km;
2)            lapisan konveksi, dengan ketinggian antara 1 km sampai dengan 8 km;
3)            lapisan tropopause, dengan ketinggian antara 8 km sampai dengan 12 km.
Ciri-ciri lain dari lapisan ini adalah sebagai berikut.
a.             Lapisan troposfer merupakan satu-satunya lapisan atmosfer yang mengandung air (air, uap, dan es) sehingga di lapis an ini berlangsung evaporasi dan kondensasi.
b.             Lapisan temp at terjadinya sirkulasi dan turbulensi seluruh bahan atmosfer. Karenanya lapisan ini menjadi satu-satunya lapisan yang mengalami pembentukan dan perubahan cuaca, seperti angin, awan, presipitasi, badai, kilat, dan guntur.
c.             Suhu udara padalapisan ini turun dengan bertambahnya ketinggian. Kondisi ini disebut lapse rate. Rata-rata lapse rate seluruh dunia adalah 0,65" C 'Setiap naik 100 m dari per­mukaan laut.
d.            Pada lapisan tropopause, gejala lapse rate tidak terjadi) 



 

MAKALAH MACAM-MACAM BENTUK MUKA BUMI SEBAGAI AKIBAT PROSES VULKANISME, SEISME DAN DIASTRONISME



LITOSFER
MACAM-MACAM BENTUK MUKA BUMI SEBAGAI AKIBAT PROSES VULKANISME, SEISME DAN DIASTRONISME

Bentuk muka bumi di daratan meliputi hal – hal sebagai berikut :
1.              Gunung, merupakan bentuk permukaan bumi menjulang tinggi yang berbentuk kerucut.
2.             Pegunungan, terdiri dari rangkaian gunung – gunung.
3.             Dataran tinggi atau plato merupakan bagian permukaan bumi yang tingginya lebih dari 700 meter di atas permukaan air laut, dan lapisan tanahnya relatif datar atau horizontal.
4.             Bukit adalah dataran yang tinggi, lebih tinggi dari sekelilingnya tetap lebih rendah dari gunung.
5.             Dataran rendah adalah dataran yang tingginya hanya beberapa meter di atas permukaan air laut.
6.             Lembah adalah bagian permukaan bumi yang rendah yang berada di kanan dan kiri kaki gunung.
7.             Ngarai atau kanyon merupakan lembah yang curam dan dalam, di dasar lembah tersebut terdapat sungai yang mengalir.
8.            Cekungan (basin) adalah bentuk muka bumi yang mencekung seperti mangkok, umumnya dikelilingi oleh gunung atau pegunungan.
9.             Depresi kontinental adalah daratan yang lebih rendah daripaa permukaan laut.
10.         Pematang adalah suatu bukit atau pegunungan yang puncaknya berderet-deret.
11.          Lereng adalah suatu daerah permukaan tanah yang letaknya miring.
12.         Daerah lipatan adalah permukaan bumi yang bergelombang dengan arah mendatar, terjadi karena tenaga endogen.
13.         Sleng (graben) adalah jalur batuan yang terletak di antara dua batuan yang tinggi dan masing – masing batuan dipisahkan oleh bidang – bidang patahan.
14.         Dome adalah daerah datar yang terangkat dan membentuk cembung.
Bentuk muka bumi dari waktu ke waktu selalu berubah yang disebabkan oleh tenaga geologi yaitu tenaga endogen dan tenaga eksogen.
Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi yang bersifat membentuk atau membangun relief permukaan bumi. Contohnya tektonisme dan vulkanisme.
Tenaga eksogen adalah tenaga perusak relief bumi yang berasal dari luar permukaan bumi yang dapat bersifat meratakan, melapukkan dan mengangkat.

A.           Berbagai bentuk muka bumi yang berkaitan dengan tektonisme
Tektonisme adalah proses perubahan letak kulit bumi secara horizontal atau vertikal. Berdasarkan kecepatan dan luas areal, tektonisme dibedakan atas gerak epirogenesis dan orogenesis.
1.              Gerak Epirogenesis
Epirogenesis adalah suatu gerak penurunan atau penaikan dari benua (kontinen). Gerak epirogenesis positif jika dataran bergerak turun sehingga permukaan air laut naik. Adapun gerak epirogenesisi negatif adalah gerak naiknya daratan sehingga permukaan air laut turun.
2.             Gerak orogenesis
Orogenesis berasal dari kata oros yang berarti gunung dan genesisi yang berarti tenaga pembentuk. Jadi, gerakan pembentuk pegunungan dari tenaga ini menyebabkan tekanan horizontal dan vertikal yang mengakibatkan timbulnya peristiwa dislokasi (perpindahan letak lapisan kulit bumi).

B.           Berbagai bentuk muka bumi yang berkaitan dengan vulkanisme
Vulkanisme adalah peristiwa yang berhubungan dengan pembentukan gunung api, yaitu pergerakan magma di dalam kulit bumi (litosfer). Proses vulkanisme yang disebabkan oleh adanya energi di dapur magma yang mendesak selubung bumi. Jika energi di dapur magma sangat kuat kemudian mampu menembus lapisan bumi, akibatnya terbentuk gunung api baru yang mengubah muka bumi.
Berdasarkan bentuknya, gunung api dapat dibedakan menjadi tiga sebagai berikut :
1.              bentuk dasar adalah bentuk gunung berapi yang tidak berbentuk kerucut, tetapi hanya berupa lubang kepundan yang bulat. Dapur magma yang kecil dan tidak dalam menyebabkan latusan hanya terjadi satu kali, sesudah itu mati. Lubang pipa kepundannya tertutup bahan – bahan padat sehingga tidak tembus air dan menjadi danau. Misalnya, danau klakah di Kabupaten lumajang dan danau merdada di Kabupaten winosobo.
2.             Bentuk kaldera, adalah gunung api yang terjadi akibat letusan yang kuat dan disertai pelemparan bagian kepundannya, sehingga berbentuk kawah yang luas. Contohnya gunung ijen dan gunung Tengger.
3.             bentuk strato adalah gunung api yang berbentuk kerucut dan terdiri dari lapisan – lapisan lava yang sejajar dengan lereng gunung karena proses erupsi yang berulang – ulang. Jenis gunung api strato paling banyak dijumpai di indonesia, misalnya gunung merapi dan gunung semeru.
4.             Bentuk perisai adalah gunung api yang alasnya sangat luas dengan lereng yang landai. Gunung tersebut terjadi karena lava yang keluar agak cair dan encer. Jenis gunung api ini terdapat di hawai, yaitu Mauna loa dan killavea.