KATA SAMBUTAN BLOGGER TGL PEMBUATAN 01 MEI 2013

PERHATIAN BUAT TEMAN-TEMAN SEMUA YANG SELALU MENGUNJUNGI BLOGGER SAYA JIKA INGIN MAKALAHNYA LENGKAP DARI BAB I SAMPAI BAB III /IV SILAHKAN DI DOWNLOAD FILENYA , OK....
Showing posts with label OLAH RAGA. Show all posts
Showing posts with label OLAH RAGA. Show all posts

Tuesday, July 9, 2013

M A K A L A H “Bagaimana Pendidikan Jasmani Supaya Dianggap penting

BAB I
PENDAHULUAN


Pendidikan jasmani terdiri dari dua kata yaitu pendidikan dan jasmani. Pendidikan ialah suatu proses kegiatan belajar mengajar yang bertujuan untuk merubah prilaku seseorang menjadi baik atau lebih baik bagi kehidupan diri dan masyarakatnya. Serta mampu bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatannya.
Sedangkan jasmani merupakan kesehatan diantaranya kesehatan badan, mental (rohani) dan sosial.
Dalam pembangunan nasional perhatian terhadap dunia kehidupan anak-anak tidak dapat diabaikan. Anak merupakan investasi dalam bidang tenaga kerja atau sumber daya manusia (SDA) yang potensial sehingga perlu dibina sendiri mungkin oleh karena itu pendidikan jasmani mempunyai pernanan yang sangat besar karena secara organisasi sekolah berada di bawah naungan Departemen pendidikan nasional dan secara fungsional departemen kesehatan bertanggung jawab atas kesehatan anak didik.
Masa yang tepat untuk menamakan kebiasaan hidup sehat dengan harapan agar mereka dapat meneruskan dan mempengaruhi lingkungannya pada saat sekarang dan di masa akan datang, karena masyarakat yang akan datang merupakan salah satu hasil dari pengertian sikap dan kebiasaan hidup sehat yang dimiliki anak pada waktu sekarang.
Untuk itulah pendidikan jasmani sangat penting untuk diterapkan di sekolah – sekolah.





BAB II
PEMBAHASAN

A.           Bagaimana cara supaya pendidikan jasmani dianggap penting
Status pendidikan jasmani di lembaga pendidikan formal memang masih memerlukan pemberdayaan dalam pengertian, bidang studi yang menjadi wahana pendidikan itu harus dikembangkan. Sementara ini semua insan pendidikan menyadari status pendidikan jasmani yang masih dianggap sebagai “pelengkap” bagi bidang studi lainnya.
Suara keluhan guru pendidikan jasmani tidak henti-hentinya mereka kemukakan dalam berbagai kesempatan. Namun pemecahan masalahnya tidak kunjung tuntas. Mengapa ?
Persoalan tersebut terkait langsung dengan tataran atas tingkat kebijakan, dengan catatan, bahwa bidang studi itu belum termasuk prioritas. Hal ini tidak lepas dari kebijakan nasional pendidikan yang sementara ini masih memberikan prioritas pada bidang studi IPA yang dihubungkan dengan upaya bangsa indonesia untuk memajukan bidang IPTEK.
Masih banyak orang yang belum memahami bahwa pendidikan jasmani itu sangat potensial untuk merangsang perkembangan penalaran dan fungsi saraf yang dibutuhkan dalam pembuatan keputusan.
Dengan tidak memandang remeh apa yang telah dikerjakan oleh guru-guru dengan sepenuh hati dan kegigihan. Mengatasi berbagai masalah dan tantangan di lapangan. Dimensi kemampuan mnajerial dalam pendidikan jasmani harus ditingkatkan.


UNDUH-FILE/BACA 

M A K A L A H Bagaimana Pendidikan Jasmani Supaya Dianggap penting

BAB I
PENDAHULUAN


Pendidikan jasmani terdiri dari dua kata yaitu pendidikan dan jasmani. Pendidikan ialah suatu proses kegiatan belajar mengajar yang bertujuan untuk merubah prilaku seseorang menjadi baik atau lebih baik bagi kehidupan diri dan masyarakatnya. Serta mampu bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatannya.
Sedangkan jasmani merupakan kesehatan diantaranya kesehatan badan, mental (rohani) dan sosial.
Dalam pembangunan nasional perhatian terhadap dunia kehidupan anak-anak tidak dapat diabaikan. Anak merupakan investasi dalam bidang tenaga kerja atau sumber daya manusia (SDA) yang potensial sehingga perlu dibina sendiri mungkin oleh karena itu pendidikan jasmani mempunyai pernanan yang sangat besar karena secara organisasi sekolah berada di bawah naungan Departemen pendidikan nasional dan secara fungsional departemen kesehatan bertanggung jawab atas kesehatan anak didik.
Masa yang tepat untuk menamakan kebiasaan hidup sehat dengan harapan agar mereka dapat meneruskan dan mempengaruhi lingkungannya pada saat sekarang dan di masa akan datang, karena masyarakat yang akan datang merupakan salah satu hasil dari pengertian sikap dan kebiasaan hidup sehat yang dimiliki anak pada waktu sekarang.

Untuk itulah pendidikan jasmani sangat penting untuk diterapkan di sekolah – sekolah.

Monday, June 24, 2013

MAKALAH SEJARAH PENJAS DAN OLAHRAGA



BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final.Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia.
Tujuan
            Dengan mempelajari sejarah dan perlombaan renang  maka setelah ini kita dapat memberikan memberikan ilmu renang ini kepada siswa siswi ataupun bagi siapa saja yang membutuhkannya. Dan olahraga inipun juga bias kita kembangkan pada diri kita sendiri.







BAB II
sejarah DAN PERLOMBAAN RENANG

A.  Sejarah

          
Renang 100 yard di Olimpiade St. Louis 1904.

Perlombaan berenang dimulai di Eropa sekitar tahun 1800. Sebagian besar perenang berenang dengan memakai gaya dada. Pada 1873, John Arthur Trudgen memperkenalkan gaya trudgen di lomba-romba renang setelah meniru renang gaya bebas suku Indian. Akibat ketidaksukaan orang Inggris terhadap gerakan renang yang memercikkan air ke sana ke mari, Trudgen mengganti gerakan kaki gaya bebas yang melecut ke atas dan ke bawah menjadi gerakan kaki gunting seperti renang gaya samping.Renang menjadi salah satu cabang olahraga yang dilombakan sejak Olimpiade Athena 1896. Nomor renang putri dilombakan sejak Olimpiade Stockholm 1912. Pada 1902, Richard Cavill memperkenalkan renang gaya bebas. Federasi Renang Internasional dibentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu pertama kali dikembangkan pada tahun 1930-an. Pada awalnya, gaya kupu-kupu merupakan variasi gaya dada sebelum dianggap sebagai gaya renang tersendiri pada 1952.
Di Hindia Belanda, Perserikatan Berenang Bandung (Bandungse Zwembond) didirikan pada 1917. Pada tahun berikutnya didirikan Perserikatan Berenang Jawa Barat (West Java Zwembond), dan Perserikatan Berenang Jawa Timur (Oost Java Zwembond) didirikan pada 1927. Sejak itu pula perlombaan renang antardaerah mulai sering diadakan. Rekor dalam kejuaraan-kejuaraan tersebut juga dicatatkan sebagai rekor di Belanda.Pada 1936, perenang Hindia Belanda bernama Pet Stam mencatat rekor 59,9 detik untuk nomor 100 meter gaya bebas di kolam renang Cihampelas Bandung




 

MAKALAH PENGARUH KEBUGARAN JASMANI TERHADAP PRESTASI



1. Pendahuluan
Pada dasarnya pendidikan jasmani menurut Djamil (1995:1) ialah suatu bagian dari pendidikan secara keseluruhan yang mengutamakan aktivitas jasmani dan pembinaan hidup sehat untuk pertumbuhan dan pengembangan jasmani, mental, sosial, serta emosional yang serasi, selaras dan seimbang.  Hasil yang diharapkan dari pendidikan jasmani adalah selain penguasaan berbagai keterampilan gerak dasar juga kondisi fisik atau derajat sehat yang baik, sehingga dihasilkan tingkat kebugaran jasmani yang prima.
Fungsi pendidikan jasmani menurut Purnomo (Buletin Kesjas Edisi 2/th II/1995:8), yaitu : (1) meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang meliputi kebugaran jasmani dan kesehatan, (2) meningkatkan ketangkasan dan keterampilan, (3) meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan, (4) menambah kehidupan sosial yang kreatif dan rekreatif.  Tingkat kebugaran jasmani yang prima ini akan membantu memudahkan bagi siswa dalam mempelajari semua mata pelajaran yang ada di bangku sekolah.
Hasil penelitian yang disajikan pada Lokakarya Institut Nasional dari Kesehatan Mental Amerika Serikat tahun 1984 di antaranya, bahwa kebugaran jasmani secara positif berhubungan dengan kesehatan mental dan kesehatan keseluruhan dari seseorang (Kathleen 1992:143). Penelitian yang dipimpin oleh Bowers dari Universitas Bowling Green, menunjukkan setelah 10 minggu berjalan atau jogging, mereka yang berusia lanjut ternyata mempunyai daya ingat yang lebih baik serta daya pikir yang lebih tajam.  Penelitian ini menunjukkan bahwa segera setelah berolahraga, kesadaran mentalnya dan kemampuan berpikirnya dapat diperbaiki (Kathleen, 1992:142).
Purnomo (Buletin Kesjas Edisi 2/Th.II/1995;13)  dalam penelitian dari 20 SMP di 4 Propinsi ( Jatim, Bali, D.I.Y, dan Sulsel) diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kebugaran jasmani yang baik, berpengaruh positif terhadap prestasi belajar. Hal ini terbukti dari hasil tes kebugaran jasmani dan nilai hasil belajar yang diambil dari 10 mata pelajaran. Setelah diklasifikasikan hasilnya menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara siswa yang mempunyai prestasi belajar baik dengan tingkat kebugaran jasmani baik.  
Wiranto (1997;4), menyatakan bahwa kecerdasan emosional dapat dikembangkan melalui pendidikan jasmani dan olahraga. Inti sari pengertian kecerdasan emosional menurut Rusli (1997), mencakup empat aspek yaitu pengendalian diri, kerajinan, keuletan dan kemampuan untuk memotivasi diri sendiri. Kesimpulannya bahwa kecerdasan emosional merupakan salah satu faktor internal dalam menentukan keberhasilan belajar siswa.
Dukungan kebugaran jasmani sangat diperlukan oleh para siswa sekolah untuk  dapat mengikuti proses pembelajaran setiap hari yang rata-rata membutuhkan waktu lima jam. Dengan demikian tidak diragukan lagi bahwa pendidikan jasmani memang sangat dibutuhkan oleh para siswa sekolah untuk meningkatkan dan menjaga kebugaran jasmani. Menurut Wiranto (1997:3), kecerdasan dan kreatifitas yang diperoleh melalui olahraga hendaknya melekat pada kepribadian dan kemampuan seseorang.
Peningkatan kebugaran jasmani diharapkan dapat ditransfer secara positif ke dalam kemampuan belajar kognitif. Hal ini diharapkan tercermin dari meningkatnya hasil prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran matematika,  ilmu pengetahuan alam (MIPA) dan ilmu pengetahuan sosial (IPS), yang perlu dibuktikan dalam penelitian ini.
Melalui Pendidikan Jasmani dan olahraga, diharapkan para siswa dapat lebih mudah menguasai konsep-konsep dan keterampilan yang lainnya, sehingga terjadi transfer hasil belajar pendidikan jasmani yang positif terhadap penguasaan 




 

Monday, June 10, 2013

MAKALAH OLAH RAGA PERMAINAN SEPAK BOLA



PERMAINAN BOLA BESAR

1.1              Permainan Sepakbola

Sejarah Sepakbola

Sepak bola dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Bukti ilmiah ini memperlihatkan, diCina sejak dinasti  Han ada semacam sepakbola yang disebut “tsu chu” untuk melatih fisik para tentaranya. Di Jepang juga dikenal semacam  tsu sejak 1500 tahun lalu. Di Yunani juga dikenal dengan nama “epyskiros” dan diromawi kondang engan nama “harpastum” yaitu permainan dengan bola kecil, umumnya beberapa permainan  Yang berusaha menggiring bola ke piuhak lawan. Ada dugaan bahwa orang – orang Romawi bahwa Permainan intu ke inggris.Kemudian inggris memulai  perkembangan permainan  dengan sempurna sehingga menjadi permainan sepak bola seperti sekarang. Tanggal 26 Oktober 1863 Berdirilah The Football Assoociation di Landon.Organisasi ini menyusun permainan sepak bola.Pada tanggal 21 mai 1904,berdiri pula Federasi sepak bola internasional (FIFA ) di Paris kemudian pada tahun1930 Julius Rimet  Menyelenggarakan kejuaraan dunia pertama yang bertempat di Uruguai.

Tehnik Dasar Permainan Sepak Bola.

Menendang Bola
   
     Menendang bola adalah menyentuh,mendorong atau menyepak bola.Agar dapat menjadi pemain  sepak bola yang berkualitas,seorang pemain perlu dan factor dan utama mengembangkan kemahiran dalam menendang bola.Tujuan dalam menendang bola .Tujuan dalam menendang bola dalam hal ini adalah  untuk mengumpan, menembak ke gawang agar Ter jadi gol,dan untuk menghalau atau menyapu dalam rangka menggagalkan serangan atau permainan lawan.
Ditinjau dalam perkenaan bagian kaki terhadap bola ,maka menendang dapat dibedakan menjadi 4 macam,yaitu menendang dengan:

1.      Kaki bagian dalam
2.      Kaki bagian luar
3.      Punggung kaki
4.      Punggung  kaki bagian dalam

Mengontrol Bola

      Mengontrol bola merupakan salah satu teknik dalam permainan sepakbola yang digunakan untuk menghentikan datangnya bola dengan cara menggunakan salah satu anggota badan (kaki,paha,badan)  tujuan mengontrol bola adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan memudahkan untuk mengoper dan mengumpan bola.

      Bagian anggota tubuh yang biasanya digunakan untuk mengoper bola biasanyaadalah kaki, paha, dan dada bagian kaki yang biasanya digunakan untuk mnghentikan bola adalah kaki bagian dalam, kaki bagian luar, punggung kaki, dan telapak kaki.

 PENGEN LENGKAP SILAHKAN DOWNLOAD DI BAWAH INI

DOWNLOAD FILE