KATA SAMBUTAN BLOGGER TGL PEMBUATAN 01 MEI 2013

PERHATIAN BUAT TEMAN-TEMAN SEMUA YANG SELALU MENGUNJUNGI BLOGGER SAYA JIKA INGIN MAKALAHNYA LENGKAP DARI BAB I SAMPAI BAB III /IV SILAHKAN DI DOWNLOAD FILENYA , OK....
Showing posts with label MANFAAT BUAH. Show all posts
Showing posts with label MANFAAT BUAH. Show all posts

Tuesday, September 24, 2013

Makalah Penelitian Manfaat dan Khasiat Buah Pare



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Siapa yang tak kenal dengan pare (Momordica charantia L.), Tanaman satu ini memang pahit. Tapi, di balik rasa pahit itu ternyata tersimpan sejuta manfaat untuk kesehatan. Coba perhatikan kandungan kimia yang terdapat pada tanaman pare. Buahnya mengandung albiminoid, karbohidrat, dan zat warna, daunnya mengandung momordisina, momordina, karantina, resin, dan minyak lemak, sementara akarnya mengandung asam momordial dan asam oleanolat. Bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial.
Tanaman pare (Momordica charantia) berasal dari kawasan Asia Tropis, namun belum dipastikan sejak kapan tanaman ini masuk ke wilayah Indonesia. Saat ini tanaman pare sudah dibudidayakan di berbagai daerah di wilayah Nusantara. Umumnya, pembudidayaan dilakukan sebagai usaha sampingan. Pare ditanam di lahan pekarangan, atau tegalan, atau di sawah bekas padi sebagai penyelang pada musim kemarau. Tanaman pare (paria) adalah tanaman herba berumur satu tahun atau lebih yang tumbuh menjalar dan merambat. Tanaman yang merupakan sayuran buah ini mempunyai daun yang berbentuk menjari dengan bunga yang berwarna kuning. Permukaan buahnya berbintil-bintil dan rasa buahnya pahit. Tanaman pare ini sangat mudah dibudidayakan dan tumbuhnya tidak tergantung pada musim.
Pare memiliki nama yang beragam disetiap daerah diantaranya Prien (Gayo) Paria (Batak Toba) Foria (Nias) Peria (Melayu) Kambeh (Minangkabau) Papare (Jakarta) Paria (Sunda) Pare (Jawa Tengah} Pepareh (Madura) Paya Truwok (Sasak) Paria (Bima) Pania (Timor) Popari (Menado) Beleng gede(Gorontalo) paria (Makasar) Paria {Bugis}Papariane (Seram) Papari (Buru) Papare (Halmahera) Kepare {Ternate}.

B. Tujuan Penelitian
1.      Untuk mengetahui bahawasannya tanaman pare yang oleh masyarakat digunakan sebagai sayuran , ternyata sangat besar manfaatnya bagi manusia baik dari segi kesehatan maupun sebagai bahan obat-obatan tradisional dan juga sebagai sumber vitamin.



 

Makalah Penelitian Manfaat dan Khasiat Tanaman Brotowali



BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Nama Lokal dari tanaman ini adalah :Antawali, bratawali, putrawali, daun gadel (Jawa); Andawali (Sunda), Antawali (Bali); Shen jin teng (China).; Nama Latin :Tinospora tuberculata Beumee

Deskripsi :Kandungan Brotowali : Antipiretikum; Tonikum; Antiperiodikum; Diuretikum; Antidiabetik

Brotowali (Tinospora crispa (L) Miesr merupakan tumbuhan liar yang banyak dijumpai di hutan, ladang atau biasa ditanam sebagai tanaman pagar. Brotowali tumbuh merambat dan hidup subur di daerah tropik (panas). Tumbuhan brotowali memiliki batang sebesar ibu jari kelingking atau jari-jari tangan dan bagian kulit batangnya berbintil-bintil. Daunnya besar, tunggal dan berbentuk seperti jantung agak bulat telur berujung lancip dengan panjang 7-12 cm dan lebar 5-10 cm. Tumbuhan brotowali dikenal juga dengan nama andawali, antawali, bratawali, putrawali, daun gadel, dan lain-lain.
B. Tujuan Penulisan
1.      Untuk mengetahui bahawasannya tanaman Brotowali yang oleh masyarakat jarang dimanfaatkan, ternyata sangat besar manfaatnya bagi manusia baik dari segi kesehatan maupun sebagai bahan obat-obatan tradisional dan juga sebagai sumber vitamin.
2.      Untuk mengetahui jenis tanaman yang memiliki manfaat dan khasiat dari hal yang dianggap tidak bermanfaat ternyata khasiat juga manfaatnya banyak.
3.      Untuk memenuhi tugas mata Pelajaran Bahasa Indonesia



 





Sunday, September 22, 2013

Makalah Penelitian Manfaat dan Khasiat Tanaman Lidah Buaya



BAB I

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang

Lidah Buaya atau Aloe vera (Latin: Aloe barbadensis Milleer) merupakan tanaman berduri yang berasal dari daerah kering di benua Afrika. Tamanan Lidah Buaya ini telah dikenal dan digunakan sejak ribuan tahun yang lalu karena khasiat dan manfaatnya yang luar biasa.
Catatan sejarah yang ada menyebutkan bahwa Bangsa Mesir kuno telah mengetahui manfaat lidah buaya sebagai tanaman kesehatan sejak tahun 1500 SM. Karena manfaat lidah buaya yang begitu luar biasa, bangsa Mesir kuno menyebut tanaman lidah buaya sebagai tanaman keabadian.
Tidak hanya itu, seorang tabib dari zaman Yunani kuno yang bernama Dioscordes, menyebutkan jika salah satu manfaat lidah buaya yakni memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit. Misalnya radang tenggorokan, bisul, rambut rontok, wasir, dan kulit memar, pecah-pecah serta lecet

B. Tujuan Penulisan

1.      Untuk mengetahui bahawasannya tumbuhan Lidah Buaya sebagai tanaman bunga atau hiasan, ternyata sangat besar manfaatnya bagi manusia baik dari segi kesehatan maupun sebagai bahan obat-obatan tradisional dan juga sebagai sumber vitamin.
2.      Untuk mengetahui jenis tanaman atau tumbuhan  yang memiliki manfaat dan khasiat dari hal yang dianggap tidak bermanfaat ternyata khasiat juga manfaatnya banyak.
3.      Untuk memenuhi tugas mata Pelajaran Bahasa Indonesia