KATA SAMBUTAN BLOGGER TGL PEMBUATAN 01 MEI 2013

PERHATIAN BUAT TEMAN-TEMAN SEMUA YANG SELALU MENGUNJUNGI BLOGGER SAYA JIKA INGIN MAKALAHNYA LENGKAP DARI BAB I SAMPAI BAB III /IV SILAHKAN DI DOWNLOAD FILENYA , OK....

Monday, June 10, 2013

MAKALAH PSIKOLOGI PENDIDIKAN REMAJA ISLAM



Pendahuluan
      Bila kita berbicara tentang pendidikan remaja menurut sudut pandang Psikologi Islam, kita harus bertanya terlebih dahulu seperti apa seharusnya Psikologi Islam memandang remaja dan manusia secara umum? Apakah Psikologi Islam seharusnya melihat manusia lebih sebagai suatu produk kebudayaan yang tunduk sepenuhnya pada perubahan-perubahan sosial? Atau ia seharusnya lebih melihat manusia dari aspek fitrah insaniah yang dengannya ia diciptakan? Apakah fase-fase perkembangan manusia, termasuk fase remaja, harus sepenuhnya tunduk pada kehendak kultural masyarakat yang selalu berubah dari waktu ke waktu? Ataukah ia seharusnya lebih memperhatikan hal-hal yang bersifat natural dalam tahap-tahap pertumbuhannya?
      Adalah benar jika dikatakan bahwa manusia merupakan makhluk budaya dan tak mungkin dipisahkan dari perkembangan budayanya. Kendati demikian, manusia juga memiliki sifat-sifat natural (fitrah) yang tak boleh diabaikan, demi terjaganya kesehatan psikologis manusia itu sendiri. Psikologi Islam berkepentingan untuk mempelajari hal-hal yang fitrah ini untuk kemudian mengawalnya dalam fase-fase pertumbuhan manusia.
      Al-Qur’an mengingatkan, “… (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”[1] Perubahan yang serius pada fitrah manusia tentu akan menimbulkan problem-problem serius juga di tingkat psikologis dan sosial. Tulisan berikut ini akan berusaha untuk membedah persoalan dan pendidikan remaja dari sudut pandang ini.
PENGEN LENGKAP SILAHKAN DOWNLOAD DI BAWAH INI


MAKALAH SOSIOLOGI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN



BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Makalah ini mengambil topik tentang kekerasan pada perempuan yang akhir-akhir ini semakin marak kasusnya baik di dalam maupun luar negeri. Perbincangan tentang kekerasan pada perempuan telah berkembang yang tidak hanya menjadi suatu pertukaran argumen belaka namun menjadi suatu gerakan sosial permulaan. Penelitian kriminalitas yang dilakukan di Inggris dan Wales pada tahun 1985 (Hough and Mayhew, 1985) yang melibatkan responden perempuan menghasilkan bahwa hampir setengah dari mereka menyatakan merasa tidak aman apabila berjalan sendiri di kegelapan dibandingkan dengan responden laki – laki yang tidak mencapai setengahnya dengan kasus yang sama. Penelitian ini menunjukan bahwa perempuan masih dijadikan sasaran utama untuk tindak kejahatan.
Berdasarkan fakta – fakta yang ada, terbukti bahwa kasus kekerasan pada perempuan belum menjadi isu sentral oleh masyarakat untuk dicegah dan ditanggulangi. Ada beberapa sebab berkaitan dengan hal ini yaitu pertama, persoalan hak asasi manusia masih dianggap hanya sebagai persoalan ocial sehingga kekerasan terhadap perempuan yang dilakukan di ocial ocialc tidak dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia, kedua, persepsi masyarakat, tidak terkecuali masyarakat perempuan sendiri, tentang kekerasan terhadap perempuan masih terbatas pada kekerasan fisik (perkosaan), ketiga, kekerasan terhadap perempuan masih dilihat sebagai masalah antar individu, dan belum dipandang sebagai problem ocial yang berkaitan dengan segala bentuk penyiksaan, kekerasan, kekejaman dan pengabaian hak-hak perempuan sebagai makhluk Tuhan, keempat, ada gejala sinisme yang berbahaya pada sebagian masyarakat bahwa kekerasan terhadap perempuan dilihat sebagai sebab yang dimunculkan oleh perempuan itu sendiri. 
PENGEN LENGKAP SILAHKAN DOWNLOAD DI BAWAH INI

DOWNLOAD FILE

MAKALAH HAK ASASI MANUSIA DAN DEMOKRASI



LATAR BELAKANG

Akhir – akhir ini banyak terjadi silang pendapat dalam berbagai banyak hal antar agama satu dengan yang lainnya, negara satu dengan yang lainnya, dll. Perbedaan itu sesungguhnya terjadi karena adanya perbedaan konsep dari masing – masing pihak. Seperti halnya terjadi dalam bidang HAM dan Demokrasi menurut pandangan masing – masing ( antara pandangan Islam dan  Barat ). Yang dalam konteks ini, sebenarnya terdapat pula persamaan dan inti yang sama. Maka dari itu, dalam makalah ini akan dibahas pendapat dari masing – masing pihak, perbedaan, serta persamaan pada kesimpulannya.

A.     RUMUSAN MASALAH
1.      HAM dalam pandangan Islam ?
2.      HAM dalam pandangan Barat ?
3.      Perbedaan dan Persamaan HAM dalam pandangan Islam dan Barat ?
4.      Demokrasi dalam pandangan Islam ?
5.      Demokrasi dalam pandangan Barat ?
6.      Perbedaan dan Persamaan Demokrasi dalam pandangan Islam dan Barat ?


BAB II
ISI

A. Sejarah Hak Asasi Manusia  
            Hak Asasi Manusia ialah hak – hak  yang melekat pada manusia, yang tanpa dengannya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia ( Jan Materson, Komisi Hak Asasi Manusia PBB ). HAM juga merupakan hak – hak yang diberikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Pencipta ( hak – hak yang bersifat kodrati ). Para pakar di Eropa berpendapat bahwa lahirnya HAM dimulai dengan lahirnya Magna Charta ( 1215, Inggris ). Diikuti dengan lahirnya Bill of Rights ( 1689, Inggris ), The American Declaration of Independence ( lahir dari paham Rousseau dan Mostequieu ), dan selanjutnya The French Declaration ( 1789 ) yang kemudian melahirkan The Rule of Law. Dan dipertegas dengan adanya freedom of expression and religion, The right of property , dan hak – hak dasar lainnya, yang kemudian dijadikan dasar pemikiran untuk melahirkan rumusan HAM yang bersifat Universal ( The Universal Declaration of Human Rights, dishkan PBB tahun 1948 ).
Apabila kita berbicara tentang sejarah HAM, maka hal ini senantiasa mengenai konsepsi HAM menurut versi orang-orang Eropa/Barat, sebagaimana telah di bahas di muka. Padahal kalau kita mau bicara jujur, sesungguhnya agama Islam telah mendominasi benua Asia, Afrika, dan sebagian Eropa selama beratus-ratus tahun lamanya dan telah menjadi faktor penting bagi kebangkitan bangsa-bangsa Eropa (Luhulima, 1999). Tetapi fakta historis seperti ini jadinya diabaikan mereka, sesudah orang-orang Islam ditaklukkan dalam perang Salib terakhir (abad 14-15) di Eropa, hingga pasca perang dunia kedua (1945).

           Ismail Muhammad Djamil (1950), fakta telah membuktikan, bahwa risalah Islam (sejak permulaannya kota suci Mekah sudah memasukkan hak-hak asasi manusia dalam ajaran-ajaran dasarnya bersamaan dengan penekanan masalah kewajiban manusia terhadap sesamanya ). 
PENGEN LENGKAP SILAHKAN DOWNLOAD DI BAWAH INIDOWNLOAD FILE


MAKALAH TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN



BAB I
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Masyarakat berkembang semakin kompleks. Sasaran, bidang garapan dan intervensi pekerjaan social juga semakin luas. Globalisasi dan industrialisasi telah membuka kesempatan bagi pekerja social untuk terlibat dalam bidang yang relative baru, yakni dunia industry. Dunia industry kini sedang menggali manfaat- manfaat positif dari adanya pekerja social industry, baik terhadap aspek financial ataupun relasi social dengan para pekerja dan masyarakat.
Ide mengenai Tanggunjawab Sosial Perusahaan ( TSP ) atau yang dikenal dengan Corporate Social Responbility (CSR) kini semakin diterima secara luas. Kelompok yang mendukung wacana TSP berpendapat bahwa perusahaan tidak dapat dipisahkan dari para individu yang terlibat didalamnya, yakni pemilik dan karyawannya. Namun mereka tidak boleh hanya memikirkan keuntungan finansialnya saja, melainkan pula harus memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap publik.
Secara lebih teoritis dan sistematis, konsep Piramida Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang dikembangakan oleh Archie B Carrol memberi justify logis mengapa sebuah perusahaan perlu menerapkan TSP bagi masyarakat di sekitarnya. Sebuah perusahaan tidak hanya memiliki tangungjawab ekonomis, melainkan pula tanggungjawab legal, etis dan filantropis.
                        RUMUSAN MASALAH
a.       Definisi tanggungjawab sosial perusahaan
1.      Konsep tanggung jawab dalam makna responsibility
2.      Konsep tanggung jawab dalam makna liability
b.      Perkembangan dan Motif Tanggungjawab Sosial
c.       Model Tanggungjawab Sosial Perusahaan
d.      Comdev dan Pemberdayaan Masyarakat
e.       Peraturan Perundangan CSR
f.       Beragam CSR oleh PerusahaanPeran Pekerja Sosial dalam CSR
PENGEN LENGKAP SILAHKAN DOWNLOAD DI BAWAH INI

DOWNLOAD FILE


MAKALAH SEMINAR Keamanan Wireless LAN (Wifi)

Jaringan Wifi memiliki lebih banyak kelemahan dibanding dengan jaringan kabel. Saat ini perkembangan
teknologi wifi sangat signifikan sejalan dengan kebutuhan sistem informasi yang mobile. Banyak
penyedia jasa wireless seperti hotspot komersil, ISP, Warnet, kampuskampus
maupun perkantoran sudah
mulai memanfaatkan wifi pada jaringan masing masing, tetapi sangat sedikit yang memperhatikan
keamanan komunikasi data pada jaringan wireless tersebut. Hal ini membuat para hacker menjadi tertarik
untuk mengexplore keamampuannya untuk melakukan berbagai aktifitas yang biasanya ilegal
menggunakan wifi.
Pada artikel ini akan dibahas berbagai jenis aktivitas dan metode yang dilakukan para hacker wireless
ataupun para pemula dalam melakukan wardriving. Wardriving adalah kegiatan atau aktivitas untuk
mendapatkan informasi tentang suatu jaringan wifi dan mendapatkan akses terhadap jaringan wireless
tersebut. Umumnya bertujuan untuk mendapatkan koneksi internet, tetapi banyak juga yang melakukan
untuk maksudmaksud
tertentu mulai dari rasa keingintahuan, coba coba, research, tugas praktikum,
kejahatan dan lain lain.
Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelemahan pada
konfigurasi dan kelemahan pada jenis enkripsi yang digunakan. Salah satu contoh penyebab kelemahan
pada konfigurasi karena saat ini untuk membangun sebuah jaringan wireless cukup mudah. Banyak
vendor yang menyediakan fasilitas yang memudahkan pengguna atau admin jaringan sehingga sering
ditemukan wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default bawaan vendor. Penulis sering
menemukan wireless yang dipasang pada jaringan masih menggunakan setting default bawaan vendor
seperti SSID, IP Address , remote manajemen, DHCP enable, kanal frekuensi, tanpa enkripsi bahkan
user/password untuk administrasi wireless tersebut.
WEP (Wired Equivalent Privacy) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya, saat ini dapat
dengan mudah dipecahkan dengan berbagai tools yang tersedia gratis di internet. WPAPSK
dan LEAP
yang dianggap menjadi solusi menggantikan WEP, saat ini juga sudah dapat dipecahkan dengan metode
dictionary attack secara offline.

PENGEN LENGKAP SILAHKAN DOWNLOAD DI BAWAH INI

                          DOWNLOAD FILE