KATA SAMBUTAN BLOGGER TGL PEMBUATAN 01 MEI 2013

PERHATIAN BUAT TEMAN-TEMAN SEMUA YANG SELALU MENGUNJUNGI BLOGGER SAYA JIKA INGIN MAKALAHNYA LENGKAP DARI BAB I SAMPAI BAB III /IV SILAHKAN DI DOWNLOAD FILENYA , OK....

Wednesday, June 19, 2013

MAKALAH PENGARUH KEDISIPLINAN TERHADAP DAYA SERAP BELAJAR SISWA



PENDAHULUAN
Tujuan pendidikan telah dijelaskan dalam Undang-undang RI No. 20 tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab I Pasal 1 No.1, yang berbunyi: Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Artinya, pendidikan merupakan usaha atau kegiatan yang dijalankan dengan sengaja, teratur dan berencana dengan maksud mengubah atau mengembangkan perilaku yang diinginkan. Perilaku tersebut antara lain adalah perilaku yang disiplin.
Disiplin merupakan salah satu kebutuhan dasar anak, dalam rangka pembentukan dan pengembangan wataknya secara sehat. Tidak ada hal yang lebih penting dalam manajemen diri dibandingkan dengan disiplin. Selain pentingnya menemukan arah dan tujuan hidup yang jelas, disiplin juga merupakan syarat mutlak untuk mencapai cita-cita atau melaksanakan misi hidup. Seorang anak harus disiplin dalam mengembangkan dirinya (lifetime improvements) dalam segala aspek, disiplin dalam mengelola waktu serta disiplin dalam melatih keterampilan setiap bidang yang dipilihnya. Selain itu, disiplin adalah syarat mutlak bagi anak yang akan membangun sebuah kebiasaan baru.
Setiap anak akan memiliki sebuah kebiasaan baru ketika dia secara disiplin melakukan sesuatu hal secara terus-menerus dan tidak pernah terputus selama sedikitnya 30 hingga 90 hari. Sebagai seorang siswa, membangun kebiasaan baru dapat dilakukan melalui disiplin belajar sehingga dengan disiplin ini akan dapat meningkatkan daya serapnya terhadap sesuatu yang dipelajarinya.
Sampai saat ini dan secara ideal, suatu kegiatan proses belajar mengajar (PBM) dianggap berhasil apabila rata-rata daya serap siswa (RDS) untuk suatu mata pelajaran di suatu kelas, minimal 75% dari semua materi pelajaran yang telah diajarkan. Apabila sebagian kecil siswa di kelas itu mendapatkan nilai 7,5 dan sebagian besar siswa yang mendapatkan nilai lebih atau kurang dari 7,5, maka hal tersebut dapat dikatakan bahwa rata-rata daya serap siswa rendah.
Secara umum, faktor-faktor penyebab rendahnya tingkat daya serap siswa di sekolah antara lain karena mereka tidak terbiasa dengan budaya membaca sehingga mereka lambat dalam menganalisis sesuatu. Kebiasaan dalam belajar hanya menghafal saja. Dapat diamati bahwa siswa yang telah terbiasa dalam budaya membaca tidak mengalami kesulitan dalam proses belajar mengajar.
Banyaknya siswa yang tidak terbiasa dengan budaya membaca mengakibatkan mereka tidak memiliki daya serap yang tinggi. Daya serap yang tinggi selain disebabkan oleh faktor IQ juga ditentukan oleh pelaksanaan agenda kehidupan atau pemanfaatan waktu. Seringkali siswa yang pandai mengatur masalah waktu dan gemar disiplin dalam hal belajar, maka akan menjadikan dirinya sebagai siswa yang memiliki daya serap tinggi di sekolah.





UNTUK MENGETAHUI PASWORD  LINK DI ATAS SILAHKAN GABUNGKAN PASWORD DI BAWAH INI
 

No comments:

Post a Comment